This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, 16 August 2016

Puisi "INGATAN PROKLAMASI"

INGATAN PROKLAMASI
Karya : Farisa Dwi Kurniawan
Hari ini bangsaku bersorak bergembira
Sang saka merah putih mulai berkibar di tanah tercinta
Membangkitkan kenangan para pejuang bangsa
Yang telah berkorban dengan jiwa dan raga
Demi selamatkan bumi Indonesia
Merdeka!

Terlihatlah matahari 17 Agustus
Yang mana panasnya telah menembus tulangku
Mengingat ada secuil semangat kusuma bangsa dalam diriku
Yang kini mulai terbakar oleh ingatan masa lalu

Wahai, para penerus bangsa!
Ingatkah kalian pada 71 tahun lalu,
ketika Bung Karno ucapkan kata”PROKLAMASI?
Sebuah kata yang sangat dinantikan para pribumi
Yang ciptakan perubahan bagi Ibu pertiwi

Kini Indonesiaku telah bebas dari segala
Jikalau ada lagi yang akan merebutnya
Maka kan ku pertaruhkan semua harta dan tenaga
Jangankan itu semua, mati pun aku rela!

Terima kasih kalian para pejuang bangsa
Semoga di sana kalian dapat tersenyum bangga
Melihat kami melanjutkan cita-cita bangsa
Dirgahayu Republik Indonesia
Merdeka!













Sunday, 26 June 2016

Puisi "Indah Kuasa-Nya"

Indah Kuasa-Nya
Karya:Farisa Dwi Kurniawan
ku terdiam di antara hebatnya alam ini
Aku terdiam menikmati kuasa Tuhan dalam abdi
Indah betul memang dalam batinku
Ketika Sang Pencipta melihatkan karyanya disini

Andaikan hal ini dapat bertahan abadi
Dan jika memang Tuhan berkuasa
Maka ia dapat merubah segalanya tanah ini
Sebuah hal yang tak pernah dibayangkan oleh mata

Andaikan dunia hanya untuk nikmati kuasa-Nya
Maka umurku dapat ku habiskan disini
Hingga tiba pada masa senjaku disana
Dalam indah kuasa Sang Pencipta

Hari-hari di dunia ku hanyalah nikmat fana
Tak sebanding dengan apa yang disana
Namun itulah apa arti dunia

Yang terlihat mata hanya panggung sandiwara

Sunday, 27 December 2015

Cara Menulis Karya Sastra yang Menarik

Hallo semuanya kali ini ane akan bahas suatu artikel yang mungkin sudah agan-agan lakukan tiap hari, namun kadang saja ada beberapa aspek yang kadang agan-agan lewatkan langsung saja check it out

Cara Menulis Karya Sastra yang Menarik

Sebuah karya sastra biasanya memiliki nilai estetika sendiri  di kalangan pembaca. Pembaca biasanya menilai dari sisi luar dan segi dalam suatu karya sastra tersebut. Namun dalam pandangan orang awam atau orang yang kurang mengerti akan seni sastra basanya hanya akan melihat saja tanpa mengapresiasi karya sastra tersebut. Berikut adalah langkah atau carayang ditempuh dalam menulis sebuah karya sastra

  1. Carilah suatu ide atau inspirasi yang belum pernah orang lain atau penulis lain tulis dalam sebuah karyanya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara mencari tempat, ide atau bahkan cobalah membaur dengan pergaulan baru. Ini adalah faktor luar dalam kepenulisan
  2. Jangan terfokus hanya pada satu tema. Cobalah bereksplorasi dengan lebih aktif dan kreatif dalam hal kreasi seperti melihat hasil dari seniman lain kemudian terinspirasi melakukan hal-hal baru
  3. Untuk mencari gambaran. Cobalah membaca hasil karya seniman lain untuk refrensi anda tapi ingat jangan asal anda tiru tetap pertahankan ciri khas kalian
  4. Dalam proses pembuatan karya baru ini cobalah untuk tidak membuatnya dengan monoton. Sesuatu yang monoton akan membuat anda jenuh dan akhirnya anda akan bosan
  5. Publikasikan karya anda dengan cara lewat social media. Usahakan yang paling populer seperti facebok, twittter dan sebagainya dan usahakan pula untuk bagian penerbit bisa melihat hasil karya anda
  6. Jangan lupa untuk memberi tanda bahwa hasul karya itu milik anda karena bukan salah orang jika karya anda akan di copas
Begitulah kira-kira gambarannya agan-agan sekalian intinya jika agan berani melakukan sebuah cara yang baru maka konsep agan akan menjadi sesuatu yang unik dan dinanti-nantikan para pembaca. Oke gan tunggu artikel selanjutnya 

Tuesday, 14 July 2015

Puisi "Aku Cemburu"

Oke guys, udah lama ane ngga update lagi gara-gara kemaren fokus UN. Kali ini ane bakal posting puisi ane judulnya "Aku Cemburu". Cocok buat agan-agan yang baru galau. Let's Check it out


Aku Cemburu
Karya: Farisa Dwi Kurniawan
Ketika sebuah cinta bekerja
Maka ia akan butakan mata hati manusia
Ketika sebuah cinta bekerja
Maka ia akan bekukan otak manusia

Ketika merasa sebuah cinta tak berpihak pada diri
Maka manusia hanya bisa tunjukkan rasa emosi
Menyesali sebuah perbuatan diri
Dengan asa yang tak berarti

Melihat ia dengan yang lain
Tak kuasa hati ini tuk merelakan
Terasa sebuah ikatan batin
Dengan rasa yang sakitkan lapang

Ingin ku raih tangannya denganku
Ingin ku gandeng ia disisiku
Ingin ku dekap ia dalam pelukku
Namun semua itu hanyalah suara pilu

Memang kini aku cemburu
Hatiku seolah terbakar tumpukan emosi
Dengan penuh harap, aku
Mencoba tak tangisi dia disini


Friday, 10 October 2014

Puisi "Mantra Penebus Dosa"

MANTRA PENEBUS DOSA
KARYA: FARISA DWI KURNIAWAN
Aku takkan mampu mengubah dunia
Karena itu bukan tugas hamba
Hanya sebuah doa dan sejuta dosa yang ada
Membuatku mulai tergila akan dunia

Segala nikmat fana
Terasa hampa ketika habis waktunya
Segala dosa makhluk hina
Akan terbalas pada waktunya

Tuhan... Tuhan.... Tuhan...
Apa hamba termasuk didalamnya?
Mencoba berfikir keras tanpa logika
Tanpa mengerti pada mekanismenya
Hanya berfikir pendek tanpa kata

Otak telah mati raga tinggal menanti
Jika memang Tuhan berkuasa
Aku ingin mereka mengetahui
Bahwa aku hanya hamba bermandikan dosa

Tak pantas harapkan sebuah lumbung harta
Yang kekal abadi di Surga
Namun awak juga takut akan neraka

Yang mana tempat jiwa disiksa

Thursday, 17 July 2014

Puisi "Tinggallah Asa"

Tinggallah Asa
Karya: Farisa Dwi Kurniawan
Ketika ku lihat kau jauh disana
Ku hanya dapat genggam hati dalam asmara
Terayun dalam melodi cinta
Yang menyayat jiwa-jiwa manusia

Terlihatlah aku mulai menahan sebuah rasa
Dimana aku hanya dapat berlutut dan berdo’a
Harapkanmu datang kembali disini
Menghiburku hingga masa senjaku nanti

Namun entah apa aku merasa kau
Perlahan pergi menjauh dariku
Perlahan pula hatiku terbakar sendu
Dalam sebuah ilusi dekapanmu

Tiada yang lain selain rasa emosi
Yang hanya inginkan kau kembali
Namun asa tinggalah harapan

Tinggalah ku sendiri ditelan zaman

Kata-kata bijak dari Farisa Dwi Kurniawan terbaru

Kali ini ane mau update kata kata bijak terbaru , langsung saja Let's Check it out

“Sesungguhnya kehidupan hanyalah sebuah panggung sandiwara yang dimana jalan hidup tiap umat manusia telah dituliskan oleh Yang Maha Kuasa, Tinggal bagaimana cara kita untuk menghadapi dan memperjuangkannya”

“Jika hidup ini adalah sebuah roda maka ia hanya akan memutar-mutar impian manusia tanpa tahu kapan harus berhenti”

“Mungkin kita tak dapat kembali pada masa-masa yang telah berlalu yang kita anggap paling menyenangkan atau apapun, Namun kita dpat menyimpannya dengan rapi di memori otak kita masing-masing dan sesekali mengingatnya”

“Pada dasarnya cinta tidaklah buta, cinta hanyalah rabuh dan yang kita butuhkan sebenarnya hanyalah sebuah kacamata hati yang pas untuk melihat orang yang kita cintai

“Jika cinta adalah sebuah opera komedi mungkin kita akan hanyut dengan canda tawa yang dibawakannya dan akan kembali terdiam ketika selesai”

“Kita tidak perlu tahu bagaimana sebuah cinta bekrja namun yang jelas mekanismenya telah membuat banyak manusia lemah dihadapannya”

“Entah bagaimana bisa sebuah cinta terwujud, tak pernah ada yang tahu tentang hal itu. Namun entah mengapa banyak manusia yang masih terbuai akan sebuah keindahan palsunya dan larut pula dalam beribu dukanya”

“Manusia yang hidup tanpa memiliki sebuah cita-cita bagaikan sebuah orang yang berjalan tanpa tujuan”

“Hati manusia bagaikan sebuah gelas, jika kita mengisinya terlalu penuh maka ia akan tumpah”

“Manusia yang pintar adalah manusia yang dapat membedakan antara menikmati dan memperjuangkan hidup”

“Jika anda melihat lebih jauh tentang apa yang anda hadapi hari ini , sadarlah bahwa mungkin anda dapat mengambil sebuah perlajaran di waktu itu dan dapat menggunakannya di kemudian hari”